Trump Dirikan Pusat Pemeriksaan Bagi WNA yang Memasuki AS

Trump Dirikan Pusat Pemeriksaan Bagi WNA yang Memasuki AS

Presiden Amerika Seriakat Donald Trump (Foto: Denis Balibouse)

Jakarta – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menandatangani sebuah memorandum pada Selasa untuk mendirikan pusat pemeriksaan bagi individu yang berusaha memasuki Amerika Serikat.

National Vetting Center akan dipimpin oleh Department of Homeland Security untuk mengidentifikasi individu yang ingin memasuki negara tersebut yang memberikan ancaman terhadap keamanan nasional, keamanan perbatasan, keamanan dalam negeri, atau keamanan publik.

“NVC akan mengkoordinasikan kegiatan ini dengan lebih baik di lokasi sentral, memungkinkan para pejabat untuk lebih memanfaatkan informasi intelijen dan penegakan hukum yang penting untuk mengidentifikasi teroris, penjahat, dan aktor jahat lainnya yang berusaha masuk dan tinggal di negara kita,” ujar Trump.

Sebelumnya, Trump menyesalkan celah undang-undang imigrasi AS yang disahkan di meja bundar oleh petugas penegak hukum untuk menangani geng MS-13.

Sekretaris Keamanan Dalam Negeri Kirstjen Nielsen membuka diskusi dengan menyoroti rintangan hukum untuk mencegah dan menghapus MS-13, kependekan dari Mara Salvatrucha, dan anggota geng lainnya, termasuk undang-undang menangkap dan melepaskan, yang oleh Trump dinilai unik.

“Tidak ada negara lain di dunia yang memiliki kebodohan hukum yang kita lakukan dalam hal imigrasi,” kata Trump. “Ini bukan politik, ini bukan Republikan dan Demokrat, ini akal sehat, jadi harus diurus.”

Acara tersebut menampilkan petugas penegak hukum yang menceritakan tentang pengalaman mereka melawan MS-13 yang berbasis di Salvador, yang memiliki lebih dari 30.000 anggota di seluruh dunia termasuk 10.000 di Amerika Serikat, dan merinci keberhasilan dan kegagalan mereka.

Trump menuduh MS-13 mengambil keuntungan dari celah terang di dalam undang-undang AS untuk memasuki negara tersebut sebagai anak-anak asing yang tidak didampingi,” yang ia sebut sebagai alasan untuk undang-undang imigrasi yang lebih ketat dan pembangunan sebuah perbatasan dinding antara Amerika Serikat dan Meksiko.

“Apa pun yang mereka inginkan bisa masuk melalui mereka,” kata Trump. “Kami tidak memiliki tembok yang tidak akan pernah kami selesaikan masalah ini.”

Direktur Pelayanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS Francis Cissna mengatakan bahwa anggota geng tidak dapat dikeluarkan dari Amerika Serikat hanya karena mereka adalah anggota geng dan mencatat keanggotaan geng bukanlah karakteristik yang mendiskualifikasi yang mengajukan kewarganegaraan, yang oleh Trump disebut “menghebohkan jalan keluar.”

Trump juga mengatakan bahwa tidak ada kerja sama dari Demokrat, dengan mengatakan bahwa kebijakan mereka mencegah masalah imigrasi agar tidak diselesaikan.

“Semua yang Anda lakukan itu ilegal, Anda tidak bisa melakukan apapun,” kata Trump.

TAGS : Amerika Trump Imigran

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/28839/Trump-Dirikan-Pusat-Pemeriksaan-Bagi-WNA-yang-Memasuki-AS/

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz